Jenis Tanaman Pagar – Dalam pembuatan taman yang baik biasanya tukang taman akan membagi jenis tanaman yang digunakan menjadi 3 kelompok yaitu tanaman pagar, tanaman semak, rumput hias, dan jenis pohon perindang.
Tukang taman akan melihat luasan lahan yang disiapkan untuk taman dan melakukan penataan awal dengan sebuah desain. Dan dari desain tersebut tukang taman bisa membuat dan menghitung anggaran biaya yang dibutuhkan untuk pembuatan taman yang berisi jumlah dan jenis tanaman yang digunakan, upah pekerja, penambahan tanah urug dll.
Tanaman pagar bermanfaat sebagai pembatas pagar hidup taman Anda. Selain itu juga bermanfaat mencegah dan menahan erosi tanah akibat pengkisan tanah oleh air hujan. Pemilihan jenis tanaman pagar yang tepat dapat menambah keindahan taman.
Jika anda ingin membuat taman, ada baiknya Anda sedikit tahu jenis tanaman yang akan digunakan. Kalau belum tahu bisa Anda tanyakan kepada tukang taman jogja, supaya Anda bisa mendapatkan gambaran jelas dan detil dari tanaman yang digunakan dan cara perawatannya di kemudian hari.
Baca juga: 8 Jenis Tanaman untuk Vertical Garden: Perpaduan yang Menghijau
12 Jenis Tanaman Pagar yang Biasa Dipakai Tukang Taman Jogja

Nah, dibawah ini 12 jenis tanaman pagar yang biasa digunakan oleh team Muzam Garden untuk membuat taman atau sebagai pembatas antara taman dengan lingkungan luar taman.
Berikut lengkapnya:
Cemara kipas
Jika kamu mencari jenis tanaman pagar yang kokoh namun tetap memiliki tampilan estetik, cemara kipas bisa jadi pilihan yang pas.
Tanaman ini dikenal dengan bentuk daun yang runcing dan rapat, memberikan kesan rapi dan elegan pada tamanmu. Selain itu, cemara kipas juga tahan terhadap cuaca ekstrem, baik panas maupun hujan, menjadikannya cocok sebagai pagar alami yang minimal perawatan.
Dengan pertumbuhannya yang cepat dan mudah dipangkas, cemara kipas akan memberi kesan tegas namun tetap segar di halaman rumahmu.
Selain fungsinya sebagai pembatas, tanaman ini juga memberikan udara segar dengan kemampuannya dalam menyaring polusi. Jadi, selain mempercantik taman, cemara kipas juga bisa menjadi solusi ramah lingkungan!
Pucuk merah
Pucuk Merah (Syzygium oleana) merupakan pilihan tepat untuk tanaman pagar di sekitar rumah. Dikenal dengan warna daun muda yang cerah, tanaman ini bisa memberi sentuhan segar pada halaman. Selain tampilannya yang menarik, Pucuk Merah juga mudah dirawat dan tumbuh subur di berbagai jenis tanah.
Keunggulannya sebagai pagar hidup terletak pada kemampuannya tumbuh rapat, sehingga dapat memberikan privasi lebih. Tidak hanya itu, tanaman ini juga tahan terhadap cuaca ekstrem dan jarang terserang hama.
Jadi, jika kamu mencari jenis tanaman pagar yang praktis dan estetik, pucuk merah bisa jadi pilihan yang pas!
Bambu hias
Bambu hias menjadi pilihan favorit untuk membuat pagar tanaman yang tidak hanya fungsional tapi juga estetis. Selain memberikan privasi, pagar bambu juga bisa menambah nuansa alami di taman atau halaman rumah.
Keunggulan bambu hias terletak pada daya tahannya yang kuat dan kemampuannya untuk tumbuh cepat, sehingga dalam waktu singkat sudah bisa memberikan perlindungan yang diinginkan.
Dengan berbagai jenis bambu yang ada, mulai dari bambu Jepang yang ramping hingga bambu bali yang lebih besar, kamu bisa memilih sesuai dengan tema tamanmu. Selain itu, bambu juga mudah dirawat, cukup dengan menyirami secara rutin dan memangkas batang yang sudah tumbuh berlebihan.
Jadi, bambu hias bukan hanya sekadar pagar, tapi juga bisa menjadi elemen dekoratif yang menarik!
Sanseviera
Pernahkah kamu melihat pagar hijau yang tidak hanya fungsional tapi juga menambah keindahan? Sensivera, atau lebih dikenal dengan lidah mertua, bisa jadi pilihan tepat untuk dijadikan salah satu jenis tanaman pagar terfavorit.
Tanaman ini tidak hanya tahan banting dan mudah perawatannya, tapi juga mampu bertahan di berbagai kondisi cuaca. Dengan daunnya yang panjang dan tegak, Sensivera memberikan kesan rapi dan modern pada pagar rumahmu.
Selain itu, tanaman ini juga punya manfaat untuk menyaring udara, lho! Jadi, bukan hanya mempercantik, tapi juga memberi manfaat kesehatan. Kalau kamu cari pilihan pagar alami yang minimalis dan rendah perawatan, Sensivera adalah pilihan yang cocok!
Bunga bougenvil
Bunga bougenville atau bougenvil, dengan warna-warna cerahnya, sering jadi pilihan utama untuk pagar tanaman. Selain menambah kesan tropis yang segar, tanaman ini juga punya banyak manfaat.
Bougenville sangat mudah tumbuh, tahan panas, dan bisa tumbuh dengan baik meskipun minim perawatan. Bentuknya yang ramping dan banyaknya cabang membuatnya ideal untuk membentuk pagar alami yang cantik, memberikan privasi lebih di halaman, dan juga bisa jadi pembatas antar ruang di taman.
Yang lebih menarik, bunga bougenville dikenal karena daya tahannya terhadap cuaca ekstrem dan serangga, jadi ini bisa jadi pilihan tepat untuk taman di daerah yang panas atau sering hujan.
Dengan sedikit perhatian, bougenville bisa tumbuh subur dan memberi warna serta keindahan di sekeliling rumah.
Kembang Sepatu
Kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) bukan hanya dikenal karena keindahan bunga-bunganya yang mencolok, tetapi juga sebagai pilihan tepat untuk tanaman pagar yang indah dan fungsional. Dengan daun hijau lebat dan bunga berwarna cerah, tanaman ini memberikan tampilan segar dan hidup pada pagar rumah Anda.
Selain tampil cantik, kembang sepatu juga dapat berfungsi sebagai pembatas alami yang efisien. Keunggulan lainnya adalah perawatannya yang cukup mudah.
Tanaman hias ini mampu bertahan dalam cuaca tropis dan hanya membutuhkan sinar matahari penuh serta tanah yang agak lembab.
Dengan perawatan yang tepat, kembang sepatu bisa tumbuh dengan rimbun, membentuk pagar alami yang tidak hanya melindungi privasi tetapi juga menambah keindahan estetika taman Anda.
Pohon Cedar (Cemara-cemaraan)
Pohon cedar, dengan batang yang kokoh dan daun hijau yang lebat, sering jadi pilihan unggulan untuk tanaman pagar. Keunggulannya terletak pada kemampuannya tumbuh dengan cepat dan memberikan perlindungan maksimal.
Tak hanya itu, cedar juga tahan terhadap cuaca ekstrem, seperti hujan deras atau panas terik, menjadikannya pilihan tepat untuk pagar alami. Dengan bentuknya yang tinggi dan rapi, pohon cedar bisa menciptakan batas yang tegas antara halaman rumah, memberikan privasi tanpa perlu khawatir dengan perawatan yang rumit.
Daya tahan kayunya yang kuat juga memberi kesan alami dan elegan pada taman, sehingga pagar cedar menjadi lebih dari sekadar fungsi, tapi juga elemen estetika yang memperindah tampilan taman Anda.
Teh-tehan (Acalypha Siamensis)
Mungkin banyak yang belum tahu kalau teh-tehan, atau yang sering disebut dengan tanaman pemanis pagar, ternyata bisa jadi pilihan menarik untuk mempercantik dan memberi kesan rapi pada area sekitar rumah.
Tanaman ini nggak cuma memberi efek estetika, tapi juga berfungsi sebagai pembatas alami yang efektif, lho! Dari jenis tanaman seperti daun sirih gading hingga tanaman perdu yang lebat, teh-tehan untuk pagar bisa tumbuh dengan subur tanpa perlu perawatan rumit.
Selain itu, berbagai jenis tanaman pagar ini memiliki karakteristik berbeda, jadi kamu bisa memilih yang sesuai dengan gaya taman dan kebutuhanmu.
Beluntas
Beluntas, atau yang lebih dikenal dengan nama ilmiah Pluchea indica, adalah salah satu tanaman pagar yang sering dijumpai di banyak taman atau halaman rumah.
Selain kemampuannya yang luar biasa dalam membentuk pagar alami, beluntas juga dikenal memiliki aroma yang khas dan segar, cocok untuk memberi kesan alami pada lingkungan sekitar.
Tanaman ini tumbuh dengan cepat, memiliki daun lebat, dan dapat bertahan dengan baik meski berada di bawah sinar matahari langsung maupun di tanah yang kurang subur. Selain itu, beluntas juga relatif mudah untuk dirawat, membuatnya menjadi pilihan yang pas bagi mereka yang ingin menambah elemen hijau pada pagar rumah tanpa harus mengeluarkan banyak tenaga.
Selain fungsinya sebagai pagar, beluntas juga memiliki khasiat herbal yang sudah dikenal sejak lama, seperti untuk mengatasi gangguan pencernaan. Jadi, selain menghijaukan lingkungan, beluntas juga membawa manfaat ganda.
Tanaman Dolar
Tanaman dolar, atau yang lebih dikenal dengan nama Pilea peperomioides, merupakan salah satu pilihan menarik untuk dijadikan tanaman pagar.
Dengan daun bulat hijau yang khas dan tampilan yang segar, tanaman ini bukan hanya indah, tetapi juga cukup mudah dalam perawatannya.
Tanaman dolar sangat cocok ditanam dalam pot atau langsung di tanah sebagai pagar alami yang memberikan sentuhan tropis pada taman. Selain itu, jenis tanaman pagar ini dapat tumbuh rapat dan tinggi jika dirawat dengan baik, membuatnya efektif sebagai pembatas yang rimbun.
Meski begitu, pastikan Anda menanamnya di tempat yang cukup cahaya matahari namun tidak langsung terik, karena terlalu banyak sinar matahari bisa membuat daunnya terbakar.
Keunikan bentuknya yang menyerupai koin besar juga menambah daya tarik sebagai elemen dekoratif di taman Anda.
Tanaman Pakis
Tanaman pakis adalah pilihan yang menarik untuk dijadikan sebagai tanaman pagar di sekitar rumah. Selain memberikan nuansa hijau yang menyegarkan, pakis juga memiliki tampilan yang rimbun dan eksotis.
Yang mana tanaman ini tumbuh subur di tempat teduh dan lembap, cocok untuk area yang kurang terpapar sinar matahari langsung. Keindahan daunnya yang berwarna hijau segar dengan tekstur lembut bisa menciptakan pagar alami yang tidak hanya fungsional tetapi juga estetik.
Selain itu, jenis tanaman pagar seoerti pakis juga relatif mudah dirawat, membuatnya jadi solusi praktis bagi kamu yang ingin menambah elemen hijau di halaman tanpa perlu banyak perawatan intensif.
Dengan pemangkasan rutin, pakis akan membentuk pagar alami yang rapat dan indah, menyembunyikan area tertentu di taman sekaligus memberi kesan asri.
Morning Glory
Jika Anda mencari tanaman pagar yang cepat tumbuh dan mudah perawatannya, morning glory bisa jadi pilihan yang tepat. Jenis tanaman pagar ini tidak hanya menyegarkan dengan bunga berwarna cerah, tetapi juga memberikan suasana tropis yang asri di sekitar rumah.
Dengan daunnya yang lebat dan bunga berbentuk lonceng, morning glory mampu menutupi pagar dengan cepat, menciptakan dinding hijau yang indah.
Selain itu, tanaman ini sangat mudah tumbuh di berbagai jenis tanah dan hanya membutuhkan sedikit perhatian, cukup penyiraman rutin dan sedikit sinar matahari untuk memberikan bunga yang berwarna-warni. Jadi, jika Anda ingin pagar yang fungsional sekaligus estetis, morning glory bisa jadi solusi taman yang ideal.
Dari 12 jenis tanaman pagar di atas bisa Anda gunakan menjadi tanaman pagar yang berfungsi menjadi pagar hidup untuk rumah Anda.
Dengan menggunakan pagar hidup, Anda tidak terkesan membuat jarak dengan tetangga. Bahkan tetangga bisa merasakan juga manfaatnya terutama untuk kesegaran udara.
Namun demikian jangan lupa untuk selalu melakukan perawatan tanaman supaya tanaman pagar tetap terlihat rapi, segar dan indah.
Baca juga: Jual Kamboja Fosil untuk Perindang Taman: Cantik, Unik, dan Sarat Karakter
Kesimpulan
Demikianlah ulasan jenis tanaman pagar yang biasa digunakan tukang taman. Jika Anda membutuhkan tanaman pagar di atas, silahkan kontak team Muzam Garden untuk ketersediaan stok dan pemesanan.
Muzam Garden selain menyediakan beragam tanaman hias, juga memberikan layanan desain dan pembuatan tanaman hias minimalis, taman vertikal, taman jepang, taman kering, dll.
Muzam Garden: Jual Aneka Tanaman untuk Pagar dengan Harga Murah
Sebagai penyedia Jasa Taman Jogja yang berpengalaman, Muzam Garden juga menyediakan berbagai jenis tanaman hias, baik tanaman hias untuk indoor, outdoor maupun tanaman bunga.
Kami jamin semua tanaman hias, tanaman semak, bunga dll yang kami sediakan mempunyai kualitas yang baik, sehingga akan aman jika kamu berniat untuk merawatnya.
Get In Touch
Jika Anda membutuhkan berbagai jenis tanaman pagar, bunga atau komponen taman yang lainnya, Muzam Garden menyediakan paket komplit tanaman hias. Atau jika Anda ingin membuat taman atau kolam koi, silahkan cek info kontak dibawah ini:
WhatsApp: 0881-3773-963
Website: jasatamanjogja.com




